Skip to content

UM Berau Siap Buka Prodi Pariwisata di Bumi Batiwakkal

Kolaborasi Strategis dengan Poltekpar NHI Bandung Menandai Lompatan Besar Menuju Kemandirian SDM Pariwisata Berkelas Nasional

Bandung, 12 Desember 2025 — Universitas Muhammadiyah Berau (UM Berau) resmi menjalin kerja sama dengan Politeknik Pariwisata National Hotel Institute Bandung atau yang dikenal Poltekpar NHI Bandung yang merupakan sebuah perguruan tinggi vokasi di bawah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang fokus pada pendidikan di bidang pariwisata, perhotelan, dan ekonomi kreatif.

Um Berau bekerja sama dengan Politeknik Pariwisata NHI Bandung sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan pembukaan Program Studi Pariwisata di Kabupaten Berau. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) berlangsung di Kampus Poltekpar NHI Bandung dan dihadiri secara langsung oleh pimpinan kedua institusi.

Rombongan UM Berau dipimpin oleh Rektor UM Berau, Dr. H. Muhammad Bayu, Drs., MM, didampingi Wakil Rektor I Dr. Nahwani Fadelan, SE., MM, Wakil Rektor II Dr. H. Jupiansyah Ganie, SE., M.Si, Wakil Rektor III Dr. Darmono, SE., M.Si, serta Kepala Lembaga Kerja Sama Ira Indriani, M.I.Kom, beserta jajaran terkait. Kehadiran mereka diterima secara resmi oleh Direktur Poltekpar NHI Bandung bersama para staf pimpinan, menandai komitmen bersama dalam pengembangan sumber daya manusia pariwisata yang berkualitas.

Dalam sambutannya, Rektor UM Berau menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi bagian dari upaya institusi untuk menghadirkan pendidikan pariwisata yang unggul, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah, khususnya di tengah meningkatnya potensi wisata dan perkembangan kawasan Berau sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Berau memiliki potensi pariwisata yang sangat besar. Kehadiran Prodi Pariwisata di UM Berau akan menjadi penggerak lahirnya SDM unggul yang mampu mendukung sektor pariwisata daerah dan IKN,” tegasnya.

Melalui kolaborasi ini, Poltekpar NHI Bandung akan memberikan pendampingan menyeluruh mulai dari penyusunan kurikulum yang berbasis kebutuhan industri, desain dan standar laboratorium praktik, pengembangan sistem pembelajaran berbasis kompetensi, hingga fasilitasi sertifikasi profesi bagi mahasiswa dan dosen. Dukungan tersebut juga mencakup penguatan jejaring kemitraan dengan industri pariwisata nasional, sehingga pelaksanaan program studi nantinya memiliki akses langsung pada dunia kerja serta peluang magang dan industrial training yang berkualitas.

Selain penandatanganan MoU, rombongan UM Berau turut meninjau berbagai fasilitas pendidikan milik Poltekpar NHI Bandung, seperti laboratorium perhotelan, teaching factory, ruang praktik kuliner, serta pusat pelatihan hospitality yang telah berstandar industri. Kunjungan ini menjadi langkah penting untuk memetakan model fasilitas dan sistem pembelajaran yang akan diadopsi UM Berau guna memastikan bahwa Prodi Pariwisata yang sedang dipersiapkan memiliki kualitas sarana, prasarana, dan standar operasional yang setara dengan institusi pariwisata terkemuka.

Direktur Poltekpar NHI Bandung, Dr. Anwari Masatip, MM.Par., CEE, menyambut baik kerja sama ini dan menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh UM Berau. Beliau menegaskan bahwa Poltekpar NHI Bandung siap mendampingi proses pembukaan Program Studi Pariwisata secara bertahap dan terstruktur, sehingga UM Berau dapat menghadirkan pendidikan vokasional yang unggul, adaptif, dan memenuhi kebutuhan nyata industri pariwisata Indonesia.

Pembukaan program studi baru ini diharapkan menjadi pelopor pendidikan tinggi bidang pariwisata di Kabupaten Berau, sekaligus membuka babak baru dalam penguatan ekosistem pariwisata daerah. Kehadiran Prodi Pariwisata UM Berau diproyeksikan menjadi motor penggerak lahirnya tenaga kerja terampil dan profesional yang mampu menjawab kebutuhan industri wisata yang terus berkembang, terutama dalam menghadapi peningkatan arus kunjungan wisata dan keterhubungan Berau dengan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Selain memperluas peluang kerja dan wirausaha bagi generasi muda, program studi ini juga diharapkan dapat memperkuat kapasitas pelaku pariwisata lokal melalui transfer pengetahuan, peningkatan kompetensi, dan penyediaan tenaga ahli yang siap bersaing. Dengan adanya prodi ini, daya saing sektor pariwisata Berau baik di tingkat regional maupun nasional, yang diprediksi akan meningkat signifikan seiring bertumbuhnya kualitas SDM, inovasi layanan, serta kolaborasi antara akademisi, pemerintah daerah, dan industri. Red.